Kondisi sosial budaya indonesia adalah

Kondisi sosial budaya indonesia adalah

Kondisi sosial budaya di Indonesia dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Rakyat (Suku Bangsa). Penduduk Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa dan keturunan. Secara etimologis, sebagian besar suku bangsa di Indonesia merupakan keturunan dari rumpun Mongoloid. Mereka umumnya tersebar di bagian barat Indonesia. Beberapa dari mereka, terutama yang tinggal di Indonesia bagian timur, adalah keturunan Melanesia dan Negroid.
  2. Penduduk. Berdasarkan angka penduduk tersebut, Indonesia merupakan negara terpadat keempat di Asia Tenggara, terbesar keempat di dunia setelah Amerika Serikat dan terbesar ketiga di Asia setelah India. Berdasarkan data kependudukan yang ada, persebaran penduduk di beberapa wilayah Indonesia belum merata.
  3. Bahasa. Bahasa resmi yang digunakan di Indonesia adalah bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia termasuk rumpun Melayu yang berkembang di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Brunei dan Indonesia. Selain bahasa Indonesia, ada sekitar 300 bahasa daerah dengan dialek dan aksaranya masing-masing.
  4. Agama. Kepercayaan asli nenek moyang bangsa Indonesia adalah animisme dan dinamisme. Animisme adalah kepercayaan pada roh yang menempati objek tertentu. Dinamika adalah keyakinan bahwa objek tertentu memiliki kekuatan. Kepercayaan ini sudah ada jauh sebelum datangnya ajaran agama di Indonesia. Islam adalah agama paling religius di Indonesia, dan lebih dari 85% penduduknya menganut agama ini.
  5. Pendidikan. Pada tahun 2000, lebih dari 28,7 juta anak Indonesia masuk sekolah dasar. Pemerintah memiliki program wajib belajar enam tahun bagi warganya. Situasi ini telah berkembang dengan promosi program pendidikan dasar hingga sembilan tahun, termasuk pendidikan dasar (tahun ke-6) dan sekolah menengah (tahun ke-3). Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia.

Pembahasan
Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat besar dengan pola penduduk yang berbeda-beda. Karena adanya keanekaragaman jenis tersebut, maka Indonesia menjadi negara yang kaya akan budaya, termasuk adanya perbedaan suku, agama, adat istiadat, budaya dan bahasa. Namun, herannya, begitu banyak perbedaan sehingga Indonesia tidak akan mengalami keruntuhan. Namun, karena perbedaan tersebut, Indonesia terintegrasi dengan baik. Semua perbedaan tersebut merupakan kekayaan yang unik bagi bangsa Indonesia.